Apresiasi Rekor Dunia Angklung, Ketua DPD RI: Bentuk Penghargaan Budaya Indonesia 

iNews.id
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti memainkan alat musik tradisional dari bambu. (Foto: ISTIMEWA)

"Filosofi angklung dalam kehidupan manusia adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan yakni bermasyarakat, yang merupakan ciri khas masyarakat kita," ujar LaNyalla. 

Hal ini digambarkan dalam permainan angklung yang harus dimainkan secara berkelompok dengan berfokus kepada simbol pemandu yang diberikan pemimpin.

Selain itu, para pemain angklung juga harus tahu irama lagu yang dimainkannya agar bisa menyelaraskan dari pemain yang satu ke pemain yang lainnya. 

"Hal ini menunjukan bahwa setiap orang memiliki posisi dan tugas masing-masing yang harus dipatuhi. Jika tidak, maka akan mengganggu tatanan kehidupan atau harmonisasi," tutur LaNyalla.

Dalam permainan angklung, kata LaNyalla, pemain ada yang mendapatkan bagian yang banyak untuk memainkannya dan ada yang sedikit untuk memainkannya. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Saung Udjo Rintis Museum Angklung di Bandung, Butuh Dukungan Semua Pihak

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Hibahkan Satu Set Angklung ke Pemkab Sorong

57 tahun lalu

Relaksasi Tempat Usaha di Kota Bandung, Hanya Saung Angklung Udjo Boleh Buka

57 tahun lalu

Lestarikan Budaya Melayu, CV Mutiara Lestari Salurkan Bantuan Alat Musik Kompang

57 tahun lalu

Ketua DPW Perindo Sulut Serahkan SK Sekaligus Resmikan Sekretariat DPD Minahasa Utara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal