Api di Pasar Sadang Serang Bandung Mulai Padam, Petugas Damkar Lakukan Pendinginan

Agus Warsudi
Ervan David
Petugas Diskar PB Kota Bandung melakukan pendinginan di Pasar Sadang Serang yang terbakar. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)

BANDUNG, iNews.id - Api yang membakar 160 kios di Pasar Sadang Serang, Kelurahan Sadang Serang, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, mulai padam, Jumat (4/8/2023) malam. Tidak terlihat kobaran api seperti saat awal kebakaran terjadi.

Saat ini, petugas Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung melakukan proses pendinginan dengan menyemprotkan air di beberapa titik api.

"Kondisi sekarang masih pendinginan," kata Sekretaris Diskar PB Kota Bandung Iwan Rusmawan kepada wartawan di lokasi kejadian, Jumat (4/8/2023).

Iwan Rusmawan menyatakan, belum dapat memastikan titik api telah padam sepenuhnya ataukah belum. Sebab, banyak bahan mudah terbakar di pasar tersebut. Karena itu, proses pendinginan harus dilakukan dengan teliti guna memastikan api telah benar-benar padam, tak merambat ke bangunan lain di sekitar pasar dan tidak menyala kembali.

"Kalau di pasar atau banyak kayu. Itu (upaya pemadaman) sudah selesai kelihatannya tapi tiba-tiba 5 menit muncul lagi. Makanya kami terus lakukan pendinginan. Kami jaga dulu agar benar-benar safety (aman)," ujar Iwan Rusmawan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kebakaran Pasar Sadang Serang Bandung, 160 Kios Ludes Dilalap Api

57 tahun lalu

Kronologi Kebakaran Pasar Sadang Serang Bandung, Api Pertama Terlihat di 1 Kios

57 tahun lalu

160 Kios Pasar Sadang Serang Bandung Terbakar, Api Sulit Dipadamkan

57 tahun lalu

Pasar Sadang Serang Bandung Terbakar Hebat, Api Berkobar Semakin Besar, Warga Panik

57 tahun lalu

Miris, Emak-emak di Bandung Jual Sabu untuk Penuhi Kebutuhan Rumah Tangga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal