"TKK di KBB terlalu gemuk, pemborosan. Mesti dikurangi sesuai dengan kebutuhan yang ada saja," ujar tokoh pemekaran KBB ini.
Terkait persoalan ini dirinya meminta Pemda KBB agar selektif dalam menentukan TKK yang akan dipertahankan. Misalnya memprioritaskan dulu TKK yang sudah lama mengabdi, seperti limpahan dari Kabupaten Bandung saat pemekaran KBB 2007.
"Mempertahankan mereka sama dengan menghargai pengabdiannya yang telah dilakukan sejak KBB berdiri. Di satu sisi saya juga prihatin karena banyak TKK yang datang ke tempat kerja hanya ngobrol karena tidak ada pekerjaan, tapi harus dibayar," tutur Yakub Anwar Lewi.