Alhamdulillah, Gadis Pengidap Kusta asal Indramayu Dapat Penanganan Layak

Andrian Supendi
Kharen Alit Abrara, gadis 15 tahun asal Kabupaten Indramayu pengidap kusta mendapat penanganan medis. (Foto: iNews.id/Andrian Supendi)

INDRAMAYU, iNews.id - Kharen Alit Abrara, gadis 15 tahun asal Kabupaten Indramayu pengidap kusta akhirnya mendapat penanganan secara layak. Setelah ramai diberitakan, Kementerian Sosial RI melalui Sentra Phalamartha Sukabumi langsung bergerak cepat membawa Kharen ke RS Sitanala Tangerang. 

Pekerja Sosial Sentra Phalamartha Sukabumi, Didi Supriyadi mengatakan, penyakit kusta tersebut awalnya dialami Kharen pada April 2022 lalu. Dia mengalami demam dan pembengkakan pada kakinya.

Saat itu, gadis asal Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur tersebut dibawa ke puskesmas wilayah setempat dan hanya diberi obat penurun demam serta vitamin. 

Namun, walau sudah diberi obat dari puskesmas, kondisi kesehatannya tidak kunjung membaik dan justru mulai timbul gejala kusta seperti lemas, serta timbul luka-luka di kedua kaki, tangan, juga anggota tubuh lainnya.

Pada Juli 2022, lanjut Didi, Kharen diperiksa di RSUD Indramayu dan didiagnosa menderita penyakit kusta. Dari hasil pemeriksaan, penyakit kusta yang diderita gadis tersebut diketahui sudah semakin memburuk karena terlambat penanganan.

"Sehingga kami ditugaskan oleh Kementerian Sosial RI melalui Sentra Phalamartha Sukabumi untuk merespon laporan masyarakat tentang anak usia 15 tahun bernama Kharen yang menderita kusta namun belum mendapatkan pengobatan yang layak," ujar dia, Jumat (26/8/2022).

Kharen pun akhirnya dirujuk ke RS Sitanala Tanggerang yang merupakan rumah sakit khusus untuk penyakit kusta pada Selasa (23/8/2022) kemarin.

Berdasarkan diagnosa dokter, Didi Supriyadi menuturkan, kondisi gizi Kharen kurang baik, Hb darah rendah sehingga harus ditransfusi, jaringan kulit dan otot juga diketahui sudah membusuk serta luka terbuka telah menyebar di beberapa bagian tubuh.

"Dokter merekomendasikan untuk memulihkan kondisi kesehatan Kharen sebelum mendapatkan tindakan pembedahan pada jaringan kulit dan ototnya," tutur dia.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemensos Salurkan Bantuan Atensi untuk 370 Anak di Kaki Gunung Rinjani, Ada Doorprize Sepeda

57 tahun lalu

DPR Desak Kemensos Kaji Ulang Anggaran Kebencanaan 2026 yang Menyusut Drastis

57 tahun lalu

Kemensos Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bandang Sitaro, 4 Kecamatan Terdampak

57 tahun lalu

Kemensos Salurkan Bantuan Rp9,6 Miliar untuk Korban Bencana di Sumut, Aceh, dan Sumbar

57 tahun lalu

Cek Bansos Kemensos, Gus Ipul Pastikan BLTS Rp300.000 Cair Bulan Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal