Aktivitas Diperlonggar, Ekonomi Kota Bandung Optimistis Semakin Menggeliat

Arif Budianto
Satpam mal memeriksa suhu tubuh pengunjung. (Foto: Ilustrasi/Dokumentasi)

BANDUNG, iNews.id - Pascarelaksasi berbagai kegiatan usaha, sektor ekonomi di Kota Bandung optimistis bakal menggeliat. Apalagi, Kota Bandung selama ini lebih banyak mengandalkan jasa dan perdagangan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan, pelonggaran atau relaksasi ini diharapkan dapat mendorong pergerakan ekonomi lebih maksimal.

"Jelas akan menambah geliat ekonomi. Tetapi saya akan sampaikan kepada teman-teman baik manajemen mal maupun toko modern supaya lebih ketat dalam menerapkan protokol kesehatan. Karena bagaimanapun ekonomi harus mendukung kesehatan, tidak boleh bertentangan," kata Elly, Rabu (10/2/2021).

Menurut Elly, dua pekan lalu saat kapasitas dan jam operasional diperketat, banyak keluhan dari manajemen mal. Salah satunya karena kesulitan mengatur jadwal shift karyawan yang harus tutup pukul 19.00 WIB.

"Jelas ada pengaruh karena begitu diterapkan PSBB proporsional waktu itu tutupnya pukul 19.00 WIB. Okupansinya 30 persen, tenaga kerja di masing-masing tenan dan ritel jadi ada yang double shift," ujarnya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PPKM Skala Mikro di Kota Bandung Mengacu Aturan Pemerintah Pusat 

57 tahun lalu

Melirik Cantiknya Wika Salim Naik Moge Membelah Jalanan Kota Bandung

57 tahun lalu

Belum Ada PPKM Mikro, Aktivitas di Kota Bandung Masih Normal 

57 tahun lalu

Kunjungan Anjlok 75 Persen, Pengelola Mal Bandung Sambut Baik Relaksasi Ekonomi 

57 tahun lalu

Kasus Gangguan Jiwa Berat di Bandung Naik, Kesehatan Mental Jadi Perhatian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal