59 Remaja di Sukamentri Diduga Dibaiat NII, Ini Kata Kapolres Garut

Ii Solihin
Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono memberikan keterangan terkait kasus 59 anak dan remaja di Kelurahan Sukaresmi, Garutkota diduga dibaiat kelompok NII. (FOTO: iNews/II SOLIHIN)

Kapolres, Garut mengimbau seluruh orang tua untuk melakukan pembinaan dan pengawasan kepada anak-anak mereka agar terhindar dari paham-paham yang bersifat intoleransi dan radikalisme. 

"Jadi kita tunggu dulu pendalamannya. Apakah ada fakta-fakta yang menunjang atau tidak, terkait aliran-aliran intoleransi dan radikalisme. Pemeriksaan masih berjalan," ujar AKBP Wirdhanto Hadicaksono.

Diberitakan sebelumnya, pengajian yang diduga digelar kelompok NII di Kampung Babakan Pajagalan RW 05 Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garutkota, Kabupaten Garut telah dibubarkan.

Sedangkan 59 warga Sukemanteri yang sempat dibaiat kelompok NII diminta membuat pernyataan kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sekretaris MUI Kecamatan Garutkota Aceng Amirudin mengatakan, sebanyak 59 remaja baik pria maupun wanita yang dibaiat NII telah membuat surat pernyataan mereka kembali ke NKRI.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus NII, MUI Kecamatan Garut Kota: Pengajian di Sukamentri telah Dibubarkan

57 tahun lalu

Kasus NII Garut, Orang Tua: Setelah Ikut Pengajian, Anak Saya Jadi Membangkang

57 tahun lalu

Polisi Dalami Kasus Dugaan 59 Warga Sukamentri Garut Dibaiat NII  

57 tahun lalu

59 Warga Garut yang Sempat Dibaiat NII Akan Jalani Pembinaan

57 tahun lalu

Geger 59 Warga Sukamentri Gabung NII, Kepala Kesbangpol Garut: Mereka Dicuci Otak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal