3 Alasan MAARIF Institute Minta Pembinaan Siswa di Barak Militer Dihentikan

Kurnia Illahi
Pembinaan siswa di barak militer yang diterapkan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi dinilai keliru dan berbahaya berpotensi merusak sistem pendidikan . (Foto: Instagram Dedi Mulyadi).

JAKARTA, iNews.id - Pendekatan pembinaan siswa di barak militer yang diterapkan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dinilai tidak hanya keliru secara fundamental, tetapi juga berbahaya dan berpotensi merusak sistem pendidikan secara struktural. Kebijakan semacam ini dinilai mencerminkan kegagalan pemerintah dalam menyediakan ruang pendidikan yang aman, adil, dan inklusif bagi seluruh anak bangsa.

Direktur Eksekutif MAARIF Institute, Andar Nubowo menjelaskan ada tiga alasan program gubernur yang biasa disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) itu keliru dan merusak sistem pendidikan.

Pertama, kata dia pengiriman siswa ke barak militer merupakan bentuk kekerasan simbolik dan struktural dalam dunia pendidikan. Menurut dia, program itu mengubah pendidikan menjadi instrumen penyeragaman yang membungkam ekspresi anak.

"Dari perspektif psikologi pendidikan, gaya pendisiplinan semacam ini bukan hanya gagal membangun kesadaran moral, tetapi juga berdampak negatif terhadap pembentukan identitas remaja," ujar Andar dalam keterangannya, Jumat (9/5/2025).

Kedua, lanjut dia kebijakan itu bertentangan dengan reformasi pendidikan nasional yang menempatkan peserta didik sebagai subjek utama proses pembelajaran. Model militeristik dalam dunia pendidikan memperkuat logika kekuasaan yang menekankan kepatuhan dan intimidasi.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bonus Rp1 Miliar Cair! Persib Sebut Hadiah Pemprov Jabar Jadi Pelepas Dahaga

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Siapkan Bonus jika Persib Juara Liga: Ada Tenang Aja!

57 tahun lalu

Persib Selangkah Lagi Juara, Ini Pesan Dedi Mulyadi ke Bobotoh

57 tahun lalu

Tegas! Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tolak Buka Tambang Parungpanjang

57 tahun lalu

Terungkap! Ada 18 Siswi SMKN 2 Garut Jadi Korban Rambutnya Dipotong Guru BK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal