2 Warga Sukatani Purwakarta Tewas akibat Miras, Dedi Mulyadi: Ciu Musuh Bersama 

Agus Warsudi
Dua remaja tewas akibat menenggak miras oplosan ciu, minuman ringan, dan air mentah. (Foto: Ilustrasi/Ist)

Melalui sambungan telepon, Kang Dedi menghubungi Kasatres Narkoba Polres Purwakarta AKP Usep Supiyan untuk mendengar penjelasan terkait kasus tersebut. Ternyata penjual miras berinisial F (50) kini telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Pelaku sudah dinaikkan statusnya jadi tersangka. Jadi itu yang diminum menurut pengakuan tersangka adalah alkohol tapi kami belum tahu itu etanol atau metanol karena belum uji lab, terus dicampur sprite, dicampur dengan air mentah. Dia (korban) buka di Pasar Anyar Sukatani,” tutur AKP Usep Supiyan.

Kang Dedi menilai ciu sebagai ancaman karena banyak kasus miras jenis ini banyak merenggut nyawa manusia. “Tidak boleh ada ciu lagi di desa, libas terus, operasi terus. Peredaran miras oplosan bukan hal sepele. Kita sebagai penyelenggara negara, ASN dan aparat jangan tunggu ada yang meninggal baru kita ambil tindakan pidana. Tetapi kita mencegah peristiwa ini agar tidak terjadi,” ujar Kang Dedi.

Beberapa waktu lalu Dedi juga sempat menelusuri jejak bocah F saat menjadi pecandu miras. Akhirnya didapati beberapa penjual miras dan oplosan jenis ciu di pelosok desa. Terakhir ia mengamankan 150 botol ciu dari seorang pedagang. 

Dari pengakuan penjual, ciu tersebut didapat dari Cikampek yang dipasok dari Cirebon. Namun lokasi pembuatan ciu tersebut berasal dari Solo, Jawa Tengah.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waduh, Wajah Dedi Mulyadi Seram saat Ngamuk ke Pedagang Miras di Purwakarta

57 tahun lalu

Soal Vonis Herry Wirawan, Dedi Mulyadi: Tak Sesuai Harapan tapi Cerminkan Keadilan

57 tahun lalu

4 Sumber Kekayaan Dedi Mulyadi, Nomor 3 Bikin Melongo

57 tahun lalu

Ustaz Ini Sebut Wayang Haram, Dedi Mulyadi: Betul, Kalau Dimakan

57 tahun lalu

Kasus Desa Wadas, Dedi Mulyadi: Kita saja Kalau lagi Enak Tidur Dibangunkan Marah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal