Mereka kembali melakukan perundungan kepada korban dan direkam video. Perekam video yang viral pada Kamis (8/6/2023) itu juga pelaku perundungan.
"Karena anak itu (para pelaku) diwajibkan lapor Senin-Kamis, mereka tidak terima dan melakukan perundungan lagi. (untuk menyelesaikan masalah ini) besok kami akan mediasi lagi dan dikumpulkan di Polsek (Cicendo) jam 4 sore," ujar AKP I Wayan Mirasni.
Diberitakan sebelumnya, 2 bocah yang masih duduk di bangku SD dirundung oleh 6 temannya. Korban dipukuli sampai lemas. Video aksi perundungan sadis itu pun viral setelah beredar di media sosial.
Dalam unggahan video di medsos Instagram, @kitasemuaadalahpenolong, pengunggah menulis keterangan,
"Sudah di mediasi Polsek Cicendo namun para pelaku perundungan masih belum kapok juga, malah salah satu pelaku mengancam ingin membunuh korban dengan obeng di sekolah," tulis admin akun Instagram itu.