"Kami selalu siap. Alhamdulillah sampai saat ini kami diberikan kesehatan jasmani dan rohani. Hanya sakit (hati) saja yang (terasa) dalam. Namanya kita ditinggal oleh anak dan istri itu tidak bisa sembuh. Semoga pelakunya cepat terungkap, cepet diadili dan diberikan hukuman seberat-beratnya itu aja. Sesuai hukum yang ada di Indonesia, yang setimpal," kata Yosef sambil meneteskan air mata.
Yosef menyatakan, keluarga besar memperingati 100 hari meninggalnya almarhumah Tuti dan Amelia di dua tempat, di Jalancagak, Subang dan Lembang, KBB.
"Semoga arwah beliau (almarhumah Tuti dan Amelia) diterima di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, diterima iman Islam-nya," ujar Yosef.
Dia berharap, dengan dilimpahkannya penyelidikan dan penyidikan kasus pembunuhan terhadap anak dan istrinya itu bisa cepat terungkap, pelaku tertangkap, dan kasus selesai. Dan kami, keluarga merasa tenang," tutur Yosef.
Diberitakan sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar memeriksa tiga saksi kunci Yosef, Yoris, dan Danu pada Kamis (25/11/2021).