10 Contoh Tarian asal Jawa Barat yang Populer, dari Jaipong hingga Ketuk Tilu Keser 

Endang Ayu Puji Astutik
Tiga perempuan Sunda membawakan tari jaipong. (FOTO: Kemendikbud.go.id)

Ketika sedang menari, sang penari sintren akan dilempari uang yang menyebabkan ia terjatuh. Hal ini bermakna bahwa keserakahan akan harta duniawi hanya membuat kita jatuh dan terpuruk.

Dahulu, tari sintren hanya dipentaskan saat bulan purnama. Kini tarian tersebut sudah mengikuti penyesuaian zaman dan dapat dilakukan saat siang hari.

7. Tari Ronggeng Gunung

Tarian asal Jawa Barat berikut ini, sudah tumbuh dan berkembang di wilayah sekitar Ciamis Selatan dan Pangandaran, seperti Ciparakan, Banjarsari, Panyutran, Pangandaran, Burujul, dan Cijulang. Tarian tersebut adalah tari Ronggeng Gunung.

Secara umum, Tari Ronggeng Gunung ini tak jauh beda dengan tari ronggeng yang ada biasanya. Tarian ini dibawakan oleh seorang penari atau lebih dengan menggunakan iringan musik gamelan.

Seiring perkembangan zaman saat ini tari ronggeng gunung sudah menjadi seni tradisi hiburan masyarakat Pangandaran di setiap prosesi hajatan, event, dan syukuran.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Relawan Ganjar Pranowo Bangun Rumah Singgah bagi Seniman Sunda di Subang

57 tahun lalu

Kosakata Bahasa Sunda Kasar, Hati-hati Menggunakannya

57 tahun lalu

Tatarucingan Sunda Berikut Arti, Teka-teki Kocak dan Gombal

57 tahun lalu

8 Mitos Suku Sunda, Nomor 7 Paling Sering Dilanggar 

57 tahun lalu

Semarak Festival Bunga Sukabumi 2023, Kolaborasi Seni Budaya Sunda dan Batik 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal