TNI AL Kerahkan 3.000 Prajurit Amankan KTT WWF di Bali, Kopaska hingga Penyelam

Kurnia Illahi
TNI AL menggelar apel kesiapan pasukan unsur-unsur Satgasla PAM VVIP Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 Tahun 2024. (Foto: Dispenal).

BADUNG, iNews.id - TNI Angkatan Laut (AL) menggelar apel kesiapan pasukan unsur-unsur Satgasla PAM VVIP Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) World Water Forum (WWF) ke-10 Tahun 2024. Dalam pengamanan agenda penting tersebut, TNI AL mengerahkan 3.000 prajurit.

Apel gelar pasukan dilaksanakan di Dermaga Benoa, Pulau Bali, Jumat lalu (17/5/2024). Apel pasukan dipimpin Pangkoarmada II Laksda TNI Ariantyo Condrowibowo selaku Komandan Satgas Laut (Dansatgasla), 

Prajurit TNI AL yang dikerahkan, terdiri dari staf Satgasla, ABK KRI, crew Helly, Komando Pasukan Katak (Kopaska), Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Koppeba), tim kesehatan serta unsur lainnya. 

"Saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan komandan pasukan untuk periksa dan periksa lagi mulai dari personel, material, perlengkapan, piranti lunak hingga rencana dan prosedur beserta pemahaman oleh seluruh personel. Semua harus yakin 100 persen,” ujar Laksda Ariantyo dikutip dari Dinas Penerangan TNI AL, Senin (20/5/2024). 

Dalam pengamanan laut KTT WWF ke-10, TNI AL juga menerjunkan tujuh kapal perang, yakni KRI Raden Eddy Martadinata-331, KRI I Gusti Ngurah Rai-332, KRI Ahmad Yani-351 dan KRI Sultan Hasanuddin-366.

Kemudian, KRI Layang-635, KRI Marlin-877 dan KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 sebagai kapal markas unsur Satgasla. TNI AL juga menerjunkan sea rider, LCU hingga dua helikopter, yakni Heli HS-1308 dan HS-1311.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara

57 tahun lalu

Hebat! PT PAL Pangkas Waktu Produksi Kapal Perang 2 Tahun Jadi 6 Bulan

57 tahun lalu

Hebat! TNI AL Gagalkan Penyelundupan 3,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Makassar

57 tahun lalu

Misteri Penyebab Kematian Tamtama TNI AL, Keluarga Terkejut saat Buka Peti Jenazah

57 tahun lalu

Kematian Tamtama TNI AL Ghofirul Kasyfi Dinilai Janggal, Keluarga Desak Autopsi Jasad Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal