Koster mengklaim dirinya yang memprakarsai terapi menggunakan arak Bali untuk pengobatan Covid-19. Dia kemudian menugaskan seorang peneliti untuk membuat ramuan berbahan arak Bali yang sudah didestilasi khusus.
"Awalnya dari 19 sampel, yang sembuh 15. Dinaikkan sampel 40, 100, dan 200, hampir 80 persen sembuh dengan treatment ini," ujar politisi PDIP ini.
Dia melanjutkan, setelah dilakukan terapi arak Bali kepada pasien yang dirawat di tempat karantina, pemerintah Bali kini tak kesulitan lagi soal kapasitas karantina.
Koster mengatakan tempat karantina yang awalnya sempat kekurangan bahkan sampai menyewa tiga hotel karena banyaknya pasien positif, kini sudah banyak yang longgar.
"Yang membahagiakan saya, sembuh dari treatment ini, banyak. Yang melakukan uji laboratorium itu Prof Gelgel, tetapi araknya didestilasi secara khusus," ujarnya.
Melansir data Laporan Media Harian Covid-19, jumlah kasus positif di Bali kini mencapai 2.934 orang. Pasien sembuh mencapai 2.178 orang, dan pasien meninggal 46 orang.