Ratusan Warga Kena PHK karena Corona, Desa di Bali Ini Sediakan 25 Pekerjaan Alternatif

Antara
Ilustrasi pekerja terkena PHK karena Covid-19 (Foto: Antara)

Hampir setengah dari warga Desa Tembok yang berusia produktif merantau ke luar desa untuk bekerja. Paling dekat mereka merantau ke Singaraja, tapi paling jauh bisa sampai ke luar negeri.

"Warga Tembok paling banyak bekerja di Denpasar, Badung dan Gianyar," katanya.

Pekerjaan yang mereka tekuni, sangat beragam. Di antaranya guide turis, spa therapist, pekerja restoran, dan hotel. Ada juga warga bekerja di sentra perajin perak atau menjadi pedagang di pasar.

"Nah, yang paling banyak, sekitar 600 warga Tembok menjadi sopir di Denpasar, Kuta, Gianyar dan sekitarnya. Kebanyakan menjadi sopir taksi, selain banyak juga menjadi sopir freelance," katanya.

Warga Tembok yang menjadi pekerja migran, seperti bekerja di kapal pesiar juga ada. Dari hasil pendataan, sebanyak 16 pekerja migran sudah pulang, dan sekitar 18 orang masih di luar negeri.

"Kami terus melakukan pendataan, dan kami menyebarkan form lewat google, agar warga Tembok di mana pun berada bisa melaporkan dirinya dengan cara mengisi form itu," katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
27 hari lalu

Kena PHK, 1.000 Buruh Pabrik Demo di Kantor Bupati Jombang

29 hari lalu

Ribuan Buruh Korban PHK Blokade Jalan Nasional Mojokerto, Tuntut Upah 3 Bulan Dibayar

6 bulan lalu

Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

6 bulan lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

7 bulan lalu

Korupsi Bilik Sterilisasi Covid-19 di Dairi, 2 Terdakwa Divonis 2 Tahun Penjara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal