Ratusan Warga Kena PHK karena Corona, Desa di Bali Ini Sediakan 25 Pekerjaan Alternatif
Selain itu, bidang pertanian disiapkan pekerjaan membersihkan lahan tanam, pengolahan lahan tanam, penanaman dan perawatan tanaman pangan, hortikultura, perawatan pohon mangga, dan produksi garam laut.
Di bidang konveksi seperti menjahit masker, menjahit laundry bag, dan menjahit APD untuk tenaga medis yang menangani COVID-19. Kemudian ada juga di bidang pengolahan pangan, bidang kesehatan, bidang pendataan desa, bidang seni, dan bidang jasa.
Dia menuturkan, program ini mendapat sambutan positif warga. Sebanyak 38 warga telah mendaftar.
"Program ini disiapkan untuk tiga bulan ke depan, dan setiap warga akan mendapatkan kompensasi upah sekitar Rp30.000 hingga Rp70.000 per hari sesuai dengan waktu kerja dan beban kerjanya," katanya.
Dia mengatakan, sejak bertahun-tahun warga Desa Tembok memang dikenal sebagai perantau. Penduduk Desa Tembok berjumlah 2.350 KK atau 7.396 jiwa.