Selamat malam Pak. Apa kabar? Semoga sehat selalu ya Pak. Ketemu lagi nih Pak sama saya. Hari ini saya menerima banyak pesan menanyakan tentang surat terlampir.
Salah satu poinnya: Wisatawan naik pesawat ke Bali wajib tes PCR H-2 sebelum penerbangan ke Bali serta mewajibkan tes rapid antigen H-2 sebelum perjalanan darat masuk ke Bali.
Pak, tahu nggak kalau di beberapa daerah hasil swab baru bisa didapat setelah 3/4 hari. Tidak semua rumah sakit bisa swab tes tiap hari. Contohnya Timika, Papua. PCR TES hanya bisa hari SELASA DAN KAMIS.
Sebagian besar wisatawan sudah memesan tiket pesawat, hotel/akomodasi. Mereka sudah siapkan anggaran rapid tes. Dan sekarang ada aturan ini ? Berarti mereka harus siapkan dana 10 kali lipat ? Belum lagi bentrokan aturan harus tes maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.
Contoh 1 : Wisatawan dari Timika rencana ke Bali 27 Des 2020. Sudah bayar tiket & hotel jauh hari sebelumnya. Berarti mereka tes PCR tanggal 25 Des 2020. Tanggal 25-26 Des itu libur Natal Pak. Rumah Sakit tidak bisa melayani tes karena libur nasional. Kebayang chaos nya pak ?