Polda Bali Periksa Ponsel dan Laptop Timothy, Cari Petunjuk Penyebab Kematian

Donald Karouw
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy saat memberikan keterangan. (Foto: iNews/Indira Arri)

DENPASAR, iNews.id - Polda Bali mendalami penyebab kematian Timothy Anugerah Saputra (TAS/22) mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Udayana, Denpasar, yang ditemukan tewas beberapa waktu lalu. Polisi memeriksa ponsel dan laptop milik korban untuk mencari petunjuk terkait penyebab kematiannya.

Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy menjelaskan, pemeriksaan terhadap dua perangkat elektronik tersebut dilakukan guna menelusuri kemungkinan adanya indikasi bunuh diri maupun faktor lain.

“Ada perangkat dari korban yang kami dalami untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda penyebab yang bersangkutan melakukan bunuh diri. Itu ponsel dan laptop,” ujar Kombes Pol Ariasandy di Denpasar, Sabtu (25/10/2025).

Menurut Ariasandy, pada tahap awal penyidik tidak dapat mengakses data dari ponsel maupun laptop karena pihak keluarga menolak proses hukum. Sang ibu bahkan telah menandatangani surat pernyataan penolakan penyelidikan dan menyatakan menerima kematian anaknya.

Namun, setelah dilakukan pendekatan persuasif dan penjelasan mendetail oleh pihak kepolisian, keluarga akhirnya bersedia menyerahkan perangkat milik korban untuk kepentingan penyelidikan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Kematian Mahasiswa Timothy: 19 Saksi Sudah Diperiksa, CCTV Rusak

57 tahun lalu

Profil 11 Mahasiswa Perundung Timothy Anugerah Mahasiswa Unud

57 tahun lalu

Ungkap Misteri Kematian Mahasiswa Unud Timothy, Polisi Periksa 19 Saksi 

57 tahun lalu

Mendikti Saintek soal Kasus Timothy Anugerah: Tim Investigasi Sudah Dibentuk

57 tahun lalu

Unud Bentuk Tim Investigasi Usut Kematian Timothy, Mahasiswa Diduga Korban Perundungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal