Polda Bali Periksa Ponsel dan Laptop Timothy, Cari Petunjuk Penyebab Kematian

Donald Karouw
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Ariasandy saat memberikan keterangan. (Foto: iNews/Indira Arri)

“Setelah dilakukan pendekatan dan penjelasan oleh pihak kepolisian, keluarga akhirnya menyerahkan ponsel serta laptop TAS untuk keperluan penyelidikan,” kata Ariasandy.

Direktorat Reserse Siber Polda Bali kini tengah memeriksa isi kedua perangkat tersebut. Pemeriksaan mencakup riwayat komunikasi, pesan, media sosial serta aktivitas digital korban yang mungkin berkaitan dengan kematiannya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah terdapat tekanan psikologis, ancaman atau faktor lain yang memicu tindakan tertentu dari korban sebelum meninggal dunia.

Hingga kini, polisi belum dapat memastikan apakah kasus kematian TAS mengandung unsur pidana, kecelakaan atau murni bunuh diri. Seluruh data dari ponsel dan laptop korban masih dalam tahap analisis mendalam oleh penyidik.

“Masih kami selidiki. Setelah pemeriksaan selesai, baru bisa dipastikan apakah kejadiannya mengandung unsur pidana, kecelakaan, atau bunuh diri,” ujar Ariasandy.

Polda Bali meminta masyarakat tidak membuat asumsi atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi mengenai kasus ini. Setiap temuan akan disampaikan secara resmi setelah penyelidikan selesai.

Hasil pemeriksaan digital diharapkan bisa mengungkap gambaran utuh mengenai penyebab kematian mahasiswa Unud tersebut dan menentukan arah proses hukum selanjutnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Kematian Mahasiswa Timothy: 19 Saksi Sudah Diperiksa, CCTV Rusak

57 tahun lalu

Profil 11 Mahasiswa Perundung Timothy Anugerah Mahasiswa Unud

57 tahun lalu

Ungkap Misteri Kematian Mahasiswa Unud Timothy, Polisi Periksa 19 Saksi 

57 tahun lalu

Mendikti Saintek soal Kasus Timothy Anugerah: Tim Investigasi Sudah Dibentuk

57 tahun lalu

Unud Bentuk Tim Investigasi Usut Kematian Timothy, Mahasiswa Diduga Korban Perundungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal