Kemudian tantangan kedua, jelas Hasanudiin, adalah soal munculnya kompetensi baru yg berbasis revolusi indutri 4.0. Digitalisasi merasuk ke semua sektor kehidupan Indonesia.
“Makanya tepat, saya dengar Cak Imin bilang PKB partai modern berbasis digital. Ini untuk merespons berubahan perilaku masyarakat yang semakin digital. Kehidupan orang sekarang tak lepas dari gadget," kata Hasanuddin.
Ketiga, adalah tantangan terkait tren intoleransi dan radikalisme. “Kalau tantangan ini sudah jelas NU dan PKB sudah terlibat sangat dalam melawan intoleransi dan radikalisme,” ujar Hasanuddin.
Terkait Munas Alim Ulama yang melahirkan Seruan Bali berisi lima rekomendasi Alim Ulama, Hasanuddin menilai sudah sangat menggambarkan dengan apa yang harus dilakukan PKB ke depan.
Bagi Hasanuddin, ada tiga hal yang harus dilakukan PKB ke depan. Pertama, adalah memperkuat soliditas partai. “Partai harus solid karena tantangan yangl dihadapi tidak mudah. Maka harus solidkan, gerak satu langkah dari atas sampai ke bawah,” ujarnya.