Kegiatan hari pertama menghadirkan Gelar Wicara dengan tiga narasumber. Narasumber pertama dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Badung Astawa, kedua dari Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpusnas Nurhadisaputra, lalu narasumber ketiga adalah Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung Ni Wayan Kristiani.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung Ni Wayan Kristiani menyebutkan, acara ini terselenggara menyertakan anak-anak didik dari SMA, SMP, SD, PAUD, beserta para guru dan pegawai, pegiat literasi dan pustakawan di Kabupaten Badung.
“Selama tiga hari kita akan melaksanakan bimtek terkait dengan Indonesia Membaca #Sepekan1Buku, ini adalah bentuk kerja sama kami dengan Perpustakaan Nasional,” tuturnya.
Sesuai dengan amanat undang-undang perpustakaan dan undang-undang pendidikan ada tiga indikator yang mempengaruhi pembiasaan membaca, dengan peran pertama adalah dari lingkungan keluarga yaitu melalui orang tua, peran sekolah atau dunia pendidikan diberikan oleh guru, dan masyarakat melalui lingkungan masyarakat.
“Ke depannya, sinergi ini menjadikan membaca adalah hal mendasar bagi anak-anak. Kami beraharap anak-anak kembali giat membaca baik itu buku konvesional maupun buku digital karena sumber ilmu adalah dari buku,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Badung Giri Prasta dalam sambutanya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Perpustakaan Nasional.
Dari tahun ke tahun selalu dapat menyelanggarakan kolaborasi kegiatan dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung yang dapat meningkatkan indeks pembangunan literasi masyarakat serta tingkat kegemaran membaca di Kabupaten Badung.