Permintaan Sapi Bali Merosot 50 Persen Gegara PMK, Eksportir Rugi Rp2 Juta per Hari

Indira Arri
Permintaan sapi Bali merosot hingga 50 persen akibat penyakit mulut dan kuku. (Foto: iNews/Indira Arri).

Dalam kondisi normal, permintaan sapi Bali di setiap pasar ternak mencapai 700 ekor per hari. Kini setelah merebaknya PMK menurun jadi 400 ekor per hari.

Dirut Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, I Wayan Mustika mengatakan, permintaan sapi Bali tahun lalu menjelang Idul Adha mencapai 50.000 ekor. Kini turun hampir 50 persen.

"Permohonan sapi ke Bali hampir 50.0000 tahun lalu jelang Idul Adha. Sekarang menurun hampir 50 persen," kata Mustika.

Sementara itu dibukanya sertifikasi sapi Bali oleh Badan Karantina Pusat melalui jalur tol laut tak banyak membantu. Sebab, mekanisme itu membuat biaya pengiriman sapi dari Bali ke berbagai pulau jadi membengkak.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Karantina Sulut Gagalkan Penyelundupan 800 Kg Daging Celeng di Pelabuhan Bitung

57 tahun lalu

1.000 Lebih Ternak di Bandung Terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku, 48 Ekor Mati

57 tahun lalu

2 Pasar Hewan di Lamongan Ditutup Imbas Wabah Penyakit Mulut dan Kuku

57 tahun lalu

Wamentan Sudaryono Sebut 4 Juta Vaksin Disiapkan Tangani Wabah PMK

57 tahun lalu

Peternak di Lumajang Resah, 900 Sapi Terjangkit Wabah PMK 70 Ekor Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal