"Setiap pengunjung warung dimintain uang sama dia untuk ngumpulin biaya mau pulang ke negaranya," kata Sayoga.
Sayoga mengatakan Satpol PP Denpasar telah menyerahkan PK ke Imigrasi Denpasar untuk diproses pelanggaran keimigrasian.
"Disayangkan kenapa model seperti begini masih ada di Bali," ujarnya.