Ngerebong, Ritual Kesurupan Massal di Bali dan Makna Filosofisnya

Reza Yunanto
Ritual kesurupan massal di Bali yang disebut Ngerebong digelar pada hari ke-8 setelah Hari Raya Kuningan. (Foto: ANTARA)

Saat mengelilingi Bale Wantilan inilah kesurupan (kerauhan) mulai terjadi. Mereka yang kesurupan akan berteriak, menari, bahkan menusuk-nusuk tubuhnya dengan keris namun tidak mengalami luka sedikit pun. 

Namun tidak semua yang mengikuti ritual ini kesurupan. Mereka yang tidak kesurupan biasanya menjaga mereka yang kesurupan agar tidak melukai orang lain. 

Prosesi ini diakhiri dengan ritual Pengeluwuran untuk mengembalikan kesadaran mereka yang kesurupan.

Setelah Pengeluwuran, prosesi berikutnya kembali mengelilingi Wantilan ke arah kanan atau Pradaksina, yang merupakan arah yang berlawanan dengan Prasawia.

Pradaksina juga dilakukan sebanyak tiga kali sebagai simbol pendakian hidup dari Bhur Loka menuju Bhuwah Loka dan yang tertinggi menuju Swah Loka, yaitu alam Dewata.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pengendara Motor Viral Bergaya Harimau saat Akan Ditilang Diamankan ke Polres Karawang

57 tahun lalu

Guru Silat Bejat Cabuli Siswi SMP di Sampang, Modus Obati Kesurupan

57 tahun lalu

Cerita MUA Pengantin Kesurupan Diduga karena Tidak Ziarah Kubur

57 tahun lalu

Heboh, 2 Anggota KPPS di Lebak Kesurupan saat Rekapitulasi Suara Pemilu 2024

57 tahun lalu

Puluhan Pelajar SMAN 1 Cibeber Kesurupan saat Upacara Bendera

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal