DENPASAR, iNews.id - Imigrasi Bali melakukan penyelidikan terkait dengan dugaan kasus penipuan oleh tiga warga negara asing (WNA) asal Nigeria. Ketiganya semula mengaku sedang mengikuti audisi sepak bola.
Namun dari penelusuran yang dibantu Badan Intelijen Strategis TNI, mereka ternyata bagian dari jaringan penipuan internasional.
"Awalnya mereka diamankan Imigrasi, lalu dari Bais curiga karena melihat kejanggalan," tutur kata Kasubag Humas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Bali, I Putu Surya Dharma dihubungi di Denpasar, Sabtu (22/8/2020).
Dia mengatakan, sejak munculnya kecurigaan tersebut, pihak Bais TNI melakukan penyelidikan ke Rumah Detensi Imigrasi Denpasar. Penyelidikan awal ditemukan laptop milik warga Nigeria tersebut dan setelah diperiksa ditemukan bukti ada dugaan jaringan penipuan.
Berdasarkan penyelidikan awal, untuk korban dugaan kasus penipuan ini belum ditemukan ada dari Bali. Rata-rata korbannya berasal dari luar Bali, Malaysia Thailand dan dominan perempuan.