IPU ke-144 Nusa Dua Bali, Puan Maharani Soroti Keterwakilan Perempuan di Parlemen

Antara
Ketua DPR Puan Maharani dalam Forum of Women Parliamentarians pada Sidang ke-144 Inter-Parliamentary Union (IPU) di Nusa Dua, Bali, Mingu (20/3/2022).(Foto: Antara)

Menurut Puan, kondisi keterwakilan yang masih timpang itu tidak hanya berbahaya bagi demokrasi, tetapi juga mengancam upaya pemenuhan hak asasi manusia.

"Ketidaksetaraan gender berarti tidak dilaksanakannya secara penuh demokrasi dan hak asasi manusia. Oleh karena itu, kita perlu terus memastikan partisipasi aktif perempuan pada proses pengambilan keputusan, terutama di badan publik," terang Ketua DPR RI pada Forum of Women Parliamentarians.

Dalam kesempatan yang sama, Puan lanjut menyampaikan keseteraan gender yang belum terpenuhi juga menghambat akses perempuan dalam kekuasaan, karena keduanya saling terhubung.

Oleh karena itu, Puan menegaskan perempuan perlu mendapat akses yang sama dalam kekuasaan, khususnya menjadi bagian dalam pengambilan keputusan atau pembuatan kebijakan.

Dia menyampaikan Indonesia telah berupaya menerapkan pendekatan gender pada tiap kebijakan, yang di antaranya tercermin dari partisipasi perempuan di politik dan pemerintahan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Puan Maharani Beberkan Laporan Kinerja DPR Tahun Sidang 2024-2025

57 tahun lalu

Soal Judicial Review Penghapusan Hak Pensiun DPR, Puan: Kita Lihat Dulu Aturannya

57 tahun lalu

Pimpin Konsolidasi Calon Kepala Daerah di Jateng, Puan Maharani Singgung Jujur dan Adil

57 tahun lalu

Hajatan Rakyat Banyuwangi, Puan Minta Pendukung Ganjar-Mahfud Tak Takut Suarakan Aspirasi

57 tahun lalu

Orasi di Konser Rakyat 3 Menang Total, Megawati Teriak Ganjar-Mahfud Menang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal