"Pada 21 Juni, semua jam malam di Kerajaan akan dicabut dan salat di masjid Makkah akan diizinkan," kata laporan SPA.
Tak menutup kemungkinan setelah lockdown dua kota suci tersebut dicabut pemerintah Arab Saudi membuka kembali kunjungan Umrah. Dengan catatan, kurva penularan Covid-19 di negara Timur Tengah itu terus melandai selama kurang lebih dua pekan.
Kementerian Kesehatan Arab Saudi akan terus mengevaluasi aturan baru jika nantinya situasi sudah memungkinkan dibukanya akses untuk umrah.
"Pelonggaran itu berarti lockdown 24 jam di Saudi dilonggarkan dengan jam malam dari 3 sore hingga 6 pagi, setelah itu jam akan diubah menjadi 8 malam hingga 6 pagi," ujar laporan tersebut.