Hindari Kerumunan, Ritual Melasti di Kuta Bali Hanya Libatkan 25 Orang

Bagus Alit
Prosesi melasti di desa Adat Kuta, Badung, Bali, Senin (23/3/2020). (Foto: iNews/Bagus Alit)

BALI, iNews.id - Prosesi melasti sebagai ritual serangkaian Hari Raya Nyepi tahun baru Caka 942 hanya diikuti 25 orang. Hal ini untuk menghindari penyebaran virus corona atau Covid-19.

Prosesi melasti atau pembersihan berbagai simbol suci keagamaan di desa Adat Kuta, Badung, Bali tetap digelar. Tahun sebelumnya kegiatan akan diisi iring-iringan ribuan warga yang berjalan membawa pratima atau simbol suci keagamaan.

Kali ini, prosesi melasti lebih sederhana dengan jumlah peserta yang sangat terbatas yaitu maksimal hanya 25 orang. Hal ini agar tidak berpotensi menimbulkan kerumunan massa guna mencegah penyebaran virus corona.

Beberapa kegiatan yang dihilangkan yakni, 15 prasanak, tarian sakral seperti tari rejang dewa. Sementara untuk prosesi ngaturang rayunan agung dan rayunan alit pada saat penyejeran ida betara di bale agung tetap di laksanakan.

Tetapi, meminimalisir keterlibatan orang dan hanya boleh diikuti oleh orang-orang tertentu yang sudah ditugaskan. Para krama atau masyarakat adat setempat diimbau tak hadir pada prosesi upacar tersebut.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Kapal Kandas di Pelabuhan Gilimanuk, Sopir Truk Terjebak Antrean Berjam-jam

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,3 Guncang Kuta Selatan Bali

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Bali, Cek Kekuatan Magnitudo!

57 tahun lalu

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkoba di Kelab Malam Denpasar Bali, 7 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal