"Ini acaranya sangat simpel. Karena kita juga harus mengikuti imbauan dari pak gubernur," ucap Bendesa Adat Kuta I Wayan Wasista, Senin (23/2/2020).
Jelang memohon tirta atau air suci usai persembahyangan bersama, para krama tak lupa menggunakan hand sanitizer. Meski berlangsung sederhana, prosesi melasti berjalan lancar.
Diketahui bahwa prosesi melasti juga bermakna pembersihan spiritual berupa penyucian bhuana agung atau alam semesta serta bhuana alit yang diterjemahkan sebagai jiwa raga. Sehingga dalam pergantian tahun baru Caka 1942 umat hindu melakukan introspeksi diri. Mereka pun memanjatkan doa agar alam semesta segera terbebas dari berbagai wabah penyakit.