JAKARTA, iNews.id – Di era di mana hampir semua momen direkam dan dibagikan secara instan, pengguna kini dihadapkan pada satu realita dimana tidak semua ponsel mampu mengikuti kebutuhan tersebut dengan mulus.
Hasil foto malam yang sering gelap atau penuh noise, video yang goyang saat direkam sambil bergerak, hingga proses berbagi file yang ribet antar perangkat berbeda masih menjadi hambatan yang sering ditemui dalam keseharian. Di sisi lain, kebutuhan akan perangkat yang bisa mendukung produktivitas sekaligus kreativitas tanpa bergantung pada banyak aplikasi tambahan juga semakin meningkat.
Untuk itu, Samsung menghadirkan Galaxy S26 Series sebagai ponsel AI yang dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih intuitif, seamless, dan relevan dengan gaya hidup modern. Melalui kombinasi inovasi kamera, AI, performa, dan konektivitas, Galaxy S26 Series menghadirkan berbagai fitur yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata yang langsung terasa dalam penggunaan sehari-hari.
“Hari ini, pengguna tidak lagi hanya mencari ponsel dengan spesifikasi tinggi, tetapi perangkat yang benar-benar bisa mengikuti ritme hidup mereka. Galaxy S26 Series kami rancang untuk menjawab kebutuhan tersebut. Mulai dari membuat konten, bekerja, hingga berbagi dalam satu ekosistem yang seamless. Inilah yang kami sebut sebagai inovasi dengan nilai yang maksimal untuk pengguna, di mana setiap fitur bukan hanya canggih, tapi benar-benar relevan dan terasa manfaatnya,” ujar MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan.
Galaxy S26 Series memperkenalkan sensor utama kamera yang dilengkapi lensa aperture lebar f/1.4 dan lensa telefoto f/2.9, salah satu lensa smartphone terbaik di kategori flagship saat ini. Secara teknis, bukaan lensa yang lebih besar memungkinkan cahaya masuk hingga 47 persen lebih banyak ke permukaan sensor, secara drastis mengurangi noise dan meningkatkan detail pada kondisi minim cahaya (low-light).