Setelah biaya hidupnya habis, keduanya tinggal berpindah-pindah hingga akhirnya diamankan di Nusa Penida.
AK dan IK kini ditahan di Rumah Detensi Imigrasi Denpasar untuk menunggu proses deportasi.
"Jadwal deportasi menunggu tiket pesawat," ujar Jamaruli.