Dinkes Bali Imbau Pedagang Ciki Ngebul Setop Jual Makanan Dicampur Nitrogen

Antara
Jajanan ciki ngebul menggunakan nitrogen dinilai berbahaya. (Foto: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id)

DENPASAR, iNews.id - Dinas Kesehatan Bali mengimbau pedagangciki ngebul berhenti berjualan sementara waktu. Imbauan itu terkait dugaan bahaya mencampur nitrogen ke dalam makanan.

"Kami mengimbau para pedagang ciki ngebul agar tidak berjualan dulu sampai benar-benar ditemukan cara yang aman dalam hal mencampur nitrogen ke makanan," kata Kepala Dinkes Bali, I Nyoman Gede Anom, Kamis (19/1/2023).

Anom mengatakan, Dinkes Bali telah melakukan pemantauan dan pengawasan di lapangan terkait imbauan ini dengan melibatkan aparat desa.

Salah satunya saat pelaksanaan car free day di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar.

"Mereka biasanya berjualan di acara ramai-ramai," ujarnya.

Menurut Anom, Dinkes Bali memang tidak bisa melarang masyarakat berjualan. Namun imbauan ini berlaku hingga ada standar resmi dalam penjualan jajanan menggunakan nitrogen cair itu.   

"Karena kalau salah dalam pemakaian gas nitrogen tersebut akan sangat membahayakan pembeli khususnya anak-anak," ujarnya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pedagang Bersyukur Pasar di Aceh Tamiang Bergeliat usai Banjir: Ekonomi Kembali Bergerak

57 tahun lalu

Pedagang Kembang Api Tewas Ditabrak Mobil di Palangka Raya, Pengemudi Diduga Mabuk

57 tahun lalu

Kereta Khusus Petani-Pedagang Resmi Beroperasi di Jalur Rangkasbitung–Merak

57 tahun lalu

Sempat Buron, Pembunuh Pedagang Semangka di Kupang Ditangkap

57 tahun lalu

Cerita Pilu Pedagang Korban Kebakaran Pasar Wonogiri: Tempat Kami Cari Nafkah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal