Corona Mewabah, Bali Berencana Nyepi 3 Hari pada 18-20 April

Antara
Ketua MDA Provinsi Bali Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet (kanan) dan Ketua PHDI Provinsi Bali Prof Dr I Gusti Ngurah Sudiana (kiri). (Foto: Antara)

DENPASAR, iNews.id – Pemuka agama Hindu dan adat di Bali berencana melaksanan Nyepi selama tiga hari pada 18 hingga 20 April 2020. Hal itu dilakukan untuk mengurangi penularan virus corona (Covid-19) di Bali.

Rencana Nyepi selama tiga hari itu diungkap Majelis Desa Adat Provinsi Bali dan Parisada Hindu Dharma Indonesia Provinsi Bali. Nyepi atau Nyipeng Desa Adat itu dilakukan serentak di semua desa adat di Bali

"Ini adalah upaya melengkapi upaya sekala (fisik) dan niskala (rohani) untuk mempercepat penanggulangan COVID-19,” kata Ketua Majelis Desa Adat, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet di Denpasar, Senin (6/4/2020) malam.

Menurut dia, Nyepi kali ini berbeda dengan Nyepi biasanya yang menandai pergantian Tahun Baru Caka. Pada Nyepi Desa Adat serentak nanti, krama atau warga desa adat hanya tidak boleh keluar rumah saja.

Kalau saat Nyepi biasanya, dilarang untuk menyalakan penerangan dan saluran internet maupun siaran televisi,  hal itu tidak perlu dilakukan untuk Nyepi kali ini.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pasien Positif Corona di Bali Kembali Bertambah, Satgas Covid-19: Dominan Kasus Impor

57 tahun lalu

Napi Penerima Asimilasi di Bali Diawasi Ketat, Dicabut jika Melanggar Hukum

57 tahun lalu

Komunitas Perempuan di Bali Bagikan Sembako untuk Warga Terdampak Virus Corona

57 tahun lalu

Viral Puluhan Hotel Dijual, Ketua Bali Hotel: Kami Pastikan Tidak Benar

57 tahun lalu

Cegah Corona, Polres Bangli Bagikan Hand Sanitizer dari Arak Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal