Setelah dua minggu dikarantina, pemerintah segera membuka akses Desa Bondalem. Namun, pemerintah tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, seperti menjaga jarak, selalu mengenakan masker serta menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
“Sudah ada target dari Pak Gub (Gubernur Bali Wayan Koster), supaya bulan depan (1 Juni), sudah beres semuanya,” ucap bupati.
Terkait adanya warga yang ketakutan untuk diambil swab, Bupati Agus Suradnyana meminta warga tak perlu khawatir. “Untuk warga yang setelah diambil swab, tidak akan kami karantina. Setelah hasilnya positif baru akan kita rawat,” katanya.
Sementara terkait penanganan pekerja migran Indonesia (PMI), saat ini telah dilakukan secara ketat. Pekerja migran yang baru tiba di Bali, ditangani Pemerintah Provinsi Bali untuk diswab yang hasilnya lebih valid, dan tidak lagi menggunakan rapid test.
Menurut bupati, seluruh pekerja migran yang diambil swab, akan dikarantina di hotel oleh Pemprov Bali selama dua hari, sembari menunggu hasilnya. “Untuk hasil swabnya lebih cepat karena laboratoriumnya sudah ada di Denpasar. Pagi diambil swab, biasanya malam sudah ketahuan hasilnya,” kata bupati.