BANGKA BARAT, iNews.id - Ratusan menyerbu kantor Bupati Bangka Barat, Rabu (25/8/2021) untuk menggelar aksi. Mereka meminta keadilan agar diizinkan menambang di perairan Teluk Kelabat Dalam, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga.
"Kedatangan kami di sini meminta keadilan untuk bisa menambang, kami yang punya TI selam, tidak bisa bekerja. Sedangkan TI tower bisa berjalan, kami di sini ingin bekerja bersama-sama," ujar Herniati perwakilan masyarakat Desa Bakit.
Salah satu warga Desa Bakit, Rahman juga menyampaikan aspirasinya. Dia menilai, tidak bisa beroperasinya TI kapal selam menimbulkan kecemburuan sosial bagi masyarakat Desa Bakit.
Menurut Rahman, warga desa sudah sejak lama memanfaatkan tambang timah sebagai sumber rezeki. Pelarangan TI selam sudah pasti membuat warga kesulitan mencari nafkah.
"Karena untuk sementara ini Desa Bakit lah penghasilan timah yang ada. Saya juga prihatin karena mereka mau nambang di Desa Semulut sudah dicegah warga Semulut, kenapa? Karena di Desa Bakit itu sudah ada PT LSM, " kata Rahman.