“SRU yang digunakan KP-2002, KP-1203, Cahaya Pelangi, RIB 1009, Rubber Boat Basarnas, Kal Manau, BC 9002, KRI Siwar, KRI Karotang 872, KRI Pulau Rangsang, dan KN Belut Laut,” ucapnya.
Dia mengatakan pencarian juga dilakukan di bawah permukaan laut dengan empat area pencarian dengan track spacing 0,05 nm dan pola pencarian pararel sweep search pattern.
“Area pencarian di koordinat 2°50'18"S 108°19'19“E, 2°48‘09"S 108°18'19“E, 2°46'30"S 108°22'20“E, dan 2°48'39"S 108°23'22“E. Sebanyak tiga alut yang digunakan terdiri atas KM Quin, KRI Spica, rubber boat,” tuturnya.
Sedangkan pencarian di udara dibagi menjadi empat area dengan empat alut yang dikerahkan terdiri atas BO-105/ P1113, AW189/ P7002, BO-105/P1110, dan CN-295.
“Jika korban ditemukan akan dievakuasi meggunakan alut yang telah disiapkan dan dievakuasi ke RSUD Belitung Timur. Cuaca hari ini berdasarkan informasi BMKG akan hujan ringan dengan kecepatan angin 2-10 knot serta tinggi gelombang 0,5 -1 meter,” katanya.