Korban Maafkan Pelaku, Kasus Penganiayaan Dihentikan dengan Restorative Justice

Rachmat Kurniawan
Polres Bangka Tengah menghentikan kasus penganiayaan di Desa Terentang setelah korban memaafkan dua pelaku. (Foto: Rachmat Kurniawan)

BANGKA TENGAH, iNews.id - Polres Bangka Tengah menerapkan restorative justice dalam kasus penganiayaan. Korban penganiayaan telah memaafkan kedua pelaku setelah melakukan mediasi.

Korban adalah AN, warga Desa Terentang III, Kecamatan Koba. Dia dipertemukan dengan dua pelaku, NM dan RT di Polres Bangka Tengah, Kamis (2/6/2022).

"Betul, kemaren kita lakukan upaya RJ kepada dua pelaku penganiayaan yakni NM dan RT. Keduanya merupakan warga satu desa dengan korban," ujar Kasat Reskrim Polres Bangka Tengah AKP Wawan Suryadinata, Jumat (3/6/2022).

Wawan mengatakan, dalam kasus penganiayaan ini, NM dan RT ditahan di Polres Bangka Tengah. Keduanya dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan usai dilaporkan korban AN pada 28 Mei 2022.

Polisi lalu memutuskan untuk melakukan mediasi antara korban dengan pelaku dan keluarganya sebelum melanjutkan langkah hukum.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Ungkap Motif 2 Pak Ogah Aniaya Wanita Hamil dan Suaminya di Deli Serdang

57 tahun lalu

Kronologi Pak Ogah Tendang Wanita Hamil di Deli Serdang, Emosi Takut Direkam dan Viral

57 tahun lalu

Tampang 2 Penganiaya Wanita Hamil di Deli Serdang saat Ditangkap, Muka Ciut Tak Lagi Garang

57 tahun lalu

Viral! Wanita Hamil dan Suami Dianiaya 2 Pria di Deli Serdang, Pelaku Bawa Airsoft Gun

57 tahun lalu

Viral Penganiayaan Pasutri di Deli Serdang! Wanita Hamil Ditendang, 2 Pria Ditangkap 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal