Fahrudin mengatakan untuk bertahan hidup selama tersesat di dalam hutan, nenek Sailani memanfaatkan dedaunan serta buah-buahan yang dia temukan.
"Selama tiga hari dua malam di hutan, beliau makan apa yang bisa dimakan, seperti pucuk dedaunan dan buah-buahan. Berdasarkan keterangan tadi, beliau banyak menemukan hewan seperti monyet," katanya.
Saat ini Sailani telah dibawa warga pulang ke rumahnya di Desa Telak, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat.