"Selanjutnya jenazah korban dibawa menuju ke rumah duka yang berada di Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang," katanya.
Sebelumnya pada 21 Maret 2024, KM Surya Hasil Laut-22 melakukan perjalanan dari perairan Malaysia menuju Dermaga Muara Pelabuhan Pangkalbalam untuk membawa ikan hasil tangkapan.
"Saat berada di perairan Pulau Dua Tanjung Pinang, kapal mengalami ledakan pada tangki BBM (bahan bakar minyak) dan kemudian terbakar," ujarnya.
Kemudian, kata dia, Nakhoda KM Surya Hasil Laut-22 bernama Supeno berusaha meminta pertolongan dengan kapal di sekitar dengan cara menembakkan suar ke udara.
"Pancaran cahaya suar tersebut diterima oleh KM Satria Jaya Baru 1 yang saat itu sedang berada di sekitaran perairan tersebut," ucapnya.