Fasilitas Bandara Depati Amir Rusak akibat Aktivitas Tambang Diduga Ilegal

Haryanto
Tim Resmob Polda Bangka Belitung merazia tambang timah yang diduga beroperasi secara ilegal di kawasan (Foto: Istimewa)

PANGKALPINANG, iNews.id - Fasilitas Bandara Depati Amir rusak akibat aktivitas tambang diduga ilegal. Kerusakan terjadi pada areal pagar Daerah Keamanan Terbatas (DKT).

"Ya memang aktivitas tambang itu (dekat bandara) merusak pagar aset kami. Kebetulan beberapa area itu langsung menjadi pagar DKT," kata General Manager Angkasa Pura II Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Muhammad Adiwiyanto, Jumat (31/12/2021).

Dia menuturkan, hal tersebut sangat mengganggu dan membahayakan penerbangan, apalagi jika terus-menerus dibiarkan.

"Ini tentunya sangat membahayakan operasional penerbangan. Kita ketahui bersama kejadian-kejadian di bandara lain adanya orang naik ke roda pesawat, itu kan melalui celah-celah seperti itu. Yang seperti itu tidak kita harapkan terjadi di bandara kita," ujarnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tak diinginkan, pihaknya kata Adiwiyanto telah beberapa memberikan teguran, namun tidak punya kewenangan menindak. Padahal aktivitas penambangan di sana telah berlangsung lama dan menyebabkan puluhan hektare lahan di sekitar bandara rusak parah.

Editor : Nani Suherni
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Pengiriman Emas 2,3 Kg Diduga Hasil Tambang Ilegal, 3 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Tambang Ilegal di Sijunjung Sumbar Ditertibkan, 2 Kapal Penambang Dibakar Polisi

57 tahun lalu

Polisi Bongkar Gudang Solar Subsidi di Solok, Diduga untuk Tambang Ilegal

57 tahun lalu

7 WNA China Ditangkap di Nabire Papua, Diduga Terlibat Tambang Emas Ilegal Skala Besar

57 tahun lalu

Direktur PT AKT dan Kepala KSOP jadi Tersangka Tambang Ilegal Kalteng, Ini Perannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal