"Bukan pekerjaan main-main yang kita lakukan hari ini, anggaran kegiatan dalam APBA langsung dirasakan masyarakat," ucapnya.
Dia menyebutkan, ada ragam proyek yang baru diteken kontrak tersebut begitu bermanfaat untuk masyarakat. Seperti pengadaan alat bantu usaha, dan pembangunan infrastruktur fasilitas publik.
"Kepada rekanan kami titipkan pekerjaan ini untuk dikerjakan sebaik mungkin," ujar Taqwallah.
Sementara itu, Ketua Percepatan dan Pengendalian Kegiatan (P2K) APBA Teuku Ahmad Dadek mengatakan, Pemprov Aceh telah melakukan penandatanganan kontrak 1.085 paket kegiatan dengan nilai Rp1,5 triliun pada tahap satu dan dua. Dengan dilakukannya teken kontrak tahap tiga sebanyak 157 paket, maka total paket kegiatan yang telah teken kontrak sepanjang 2022 ini adalah 1.242 dengan nilai Rp1,63 triliun.
(CM)