Kondisi struktur tanah yang labil tidak mampu menahan beban. Selain itu, tidak ada penahan sisi kiri kanan badan jalan. Lokasi pembangunan jalan ini sangat riskan mengalami longsor dan amblas.
“Saat ini kondisi akses Jalan Meulaboh-Gempang sangat rawan kecelakaan. Masyarakat pengguna jalan yang melintas diharapkan ekstra hati-hati melewati jalur tersebut,” paparnya.
Sementara itu, banjir yang sempat melanda kawasan Kecamatan Woyla Timur hingga merendam rumah dan fasilitas sekolah di daerah itu sudah berangsur surut. Warga juga tidak ada yang mengungsi.
Aktivitas masyarakat kawasan pedalaman itu sudah kembali normal. Namun, BPBD Aceh Barat tetap siaga menghadapi potensi curah hujan sedang hingga lebat, sebagaimana diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan terjadi beberapa hari terakhir.
”Kami tetap siaga, apalagi hujan mengguyur saat ini sering terjadi saat malam hari. Kemudian banjir yang terjadi di Aceh Barat disebabkan oleh faktor luapan sungai. Ketika hujan di wilayah hulu, bisa terjadi banjir,” kata Darmawan.