Dia mengatakan, berbagai pihak terkait di Aceh Singkil terus memantau, berkoordinasi, dan menurunkan beberapa perahu karet guna membantu masyarakat yang membutuhkan. “Laporan terakhir yang kami terima, terjadi longsor dan menimpa satu rumah yang dihuni oleh satu keluarga dengan delapan jiwa di Gampong Situbuh-tubuh,” kata Dadek.
Kepala BPBD Aceh Singkil, Sulaiman mengatakan, BPBD saat ini masih melakukan survei ke lokasi-lokasi yang terdampak banjir. Mereka menunggu laporan dari desa di enam kecamatan tersebut agar mengetahui jumlah warga yang terdampak banjir.
“Kami sudah meminta para kepala desa melaporkan kondisi di desa masing-masing kepada camat dan selanjutnya disampaikan kepada bupati,” kata Sulaiman.
Banjir membuat warga terpaksa menyelamatkan barang-barang mereka seperti pakaian, peralatan elektronik, dan peralatan lain yang mudah rusak terkena air ke tempat yang lebih tinggi. Selain merendam ratusan rumah warga, banjir juga menggenangi sejumlah ruas jalan antarkecamatan dan jalan antarkabupaten.
Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, cuaca buruk melanda sebagian wilayah di Aceh dalam beberapa hari terakhir akibat terkena imbas dari siklon tropis atau badai situ. Wilayah yang cukup rentan, seperti Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Jaya, dan Nagan Raya. dampaknya bisa meluas ke Aceh Utara, Aceh Timur, dan Aceh Tamiang.
“Siklon tropis situ terjadi di Teluk Benggala, sehingga Aceh terkena dampaknya tiga atau empat hari ke depan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Aceh, Zakaria Ahmad.