PO Bus Kebanyakan Pilih Remajakan Armada Ketimbang Beli Baru, Ini Penyebabnya

Muhamad Fadli Ramadan
Kenyakan PO bus memilih merestorasi atau meremajakan armadanya dibandingkan beli baru. (Foto: Ilustarsi/Antara)

“Karoseri hidup lagi, tapi terjadi seleksi alam. Jadi kalau untuk bangun baru, sampai hari ini belum banyak. Hanya PO besar punya “sultan” yang uangnya tinggal metik yang bisa bangun baru. Untuk yang kelas level menengah mereka lebih banyak make over,” ujarnya.

Sani yang juga Direktur Utama Perusahaan Otobus Siliwangi Antar Nusa (PO SAN) baru-baru ini menambah armada baru. Tapi, itu dilakukan setelah menjual beberapa unit untuk diganti dengan yang baru demi peremajaan unit.

“Jadi kalau saya lihat saat ini industri karoseri selain produksi barunya juga sudah hidup, yang body repair ini lebih hidup sekarang,” katanya.

“Itu sebenarnya banyak dilakukan teman-teman saat ini, make over unit mereka agar lebih segar. Selain membuat tampilan lebih menarik, ini juga mengecilkan risiko karena mungkin beberapa bagian sudah korosi, jadi harus direparasi,” ujar Sani.

Salah satu cara melakukan peremajaan, kata Sani, dengan memotong bagian depan dan belakang. Biasanya bagian kaca depan dibentuk dengan model kekinian, yakni dengan double glass, tapi ada juga yang tetap menggunakan single glass.

Pada bagian belakang biasanya dibentuk lebih minimalis sesuai karakter setiap karoseri pembuat bodi yang akan menciptakan kesan bus tinggi. Bagian lampu depan dan belakang juga dibentuk lebih modern, sehingga bus terlihat seperti unit baru.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

57 tahun lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

57 tahun lalu

Indonesia Kembali Gelar Busworld Southeast Asia 2026, Karoseri hingga Bus Listrik Unjuk Gigi

57 tahun lalu

Karyawan PO Bus Kena PHK gegara Kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Study Tour

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal