PO Bus Kebanyakan Pilih Remajakan Armada Ketimbang Beli Baru, Ini Penyebabnya

Muhamad Fadli Ramadan
Kenyakan PO bus memilih merestorasi atau meremajakan armadanya dibandingkan beli baru. (Foto: Ilustarsi/Antara)

JAKARTA, iNews.id – Perusahaan otobus (PO) berlomba menghadirkan armada terbaiknya. Namun, tidak semua bus yang dijalankan baru. Banyak PO bus memilih merestorasi atau meremajakan armadanya dibandingkan beli baru.

Ketua Ikatan Pengusaha Otobus Muda Indonesia (IPOMI) Kurnia Lesani Adnan mengatakan perusahaan otobus memilih meremajakan bus lama untuk menghemat anggaran. Ini mengingat pemasukan mereka menurun drastis akibat pandemi Covid-19.

Pertimbangan kondisi bus yang masih bagus juga membuat mereka memilih tak membeli sasis dan membuat bodi baru.

“Ini berimbas pada bisnis karoseri bus. Saya lihat bisnis karoseri sudah mengalami peningkatan. Tapi kita tidak ngomong saat masa pandemi ya setelah aturan ini melonggar dan kondisi covid terkendali,” kata Sani ketika ditemui di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pekan lalu.

Menurutnya, hanya beberapa PO yang bisa menambah armada bus baru setelah pandemi Covid-19 mereda dan perjalanan dilonggarkan. Namun, untuk pengusaha kecil lebih memilih merenovasi bus mereka.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

57 tahun lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

57 tahun lalu

Indonesia Kembali Gelar Busworld Southeast Asia 2026, Karoseri hingga Bus Listrik Unjuk Gigi

57 tahun lalu

Karyawan PO Bus Kena PHK gegara Kebijakan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Larang Study Tour

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal