Kinerja Ekspor
Di tengah tantangan industri otomotif nasional, kinerja ekspor justru mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Sepanjang 2025, total ekspor kendaraan utuh (CBU) mencapai 518.212 unit ke 93 negara, meningkat 9,75 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 472.194 unit.
Sektor kendaraan komersial menyumbang hampir 4 persen dari total ekspor tersebut atau sebesar 20.326 unit. Capaian ini mempertegas posisi kendaraan niaga Indonesia sebagai salah satu tulang punggung pertumbuhan industri otomotif nasional.
"Pencapaian ekspor yang mencetak rekor di tahun 2025 menjadi bukti nyata bahwa kualitas produksi otomotif Indonesia telah diakui secara global. Peningkatan volume produksi sangat krusial untuk memastikan industri kendaraan Indonesia memiliki basis pasokan yang kuat untuk memenuhi permintaan global yang terus tumbuh, sekaligus memperkokoh posisi kita dalam rantai pasok otomotif dunia," ujar Putu.
Saat ini, produksi mobil nasional berada di kisaran 1,2 juta unit pada 2025 dan diprediksi terus berkembang. Gaikindo optimistis penyerapan produksi dapat memaksimalkan kapasitas industri otomotif nasional yang mencapai 2,59 juta unit per tahun.
Target 11.000 Trade Visitors
Giicomvec 2026 akan menempati total area lebih dari 16.000 meter persegi. Tahun ini juga akan hadir area khusus China Pavilion yang menampilkan inovasi terbaru dari peserta asal Tiongkok, serta partisipasi industri karoseri dan pendukung lainnya.
Ketua Penyelenggara Pameran dan Konferensi Gaikindo, Anton Kumonty, mengatakan Giicomvec dirancang untuk membantu pelaku bisnis menemukan armada yang sesuai dengan kebutuhan spesifik setiap sektor industri.
“Kami ingin Giicomvec menjadi solusi yang tepat di mana para trade visitor bisa mendapatkan segala kebutuhan bisnisnya dalam satu waktu. Mulai dari melihat teknologi sasis terbaru, menyesuaikan desain karoseri, hingga mengeksplorasi beragam inovasi dari industri pendukung otomotif, semuanya tersedia lengkap sepanjang pameran,” ujarnya.