Pameran keempat ini menargetkan lebih dari 11.000 trade visitors dari berbagai sektor, mulai dari transportasi dan logistik hingga energi, pertambangan, konstruksi, ritel, kesehatan, serta instansi pemerintah. Berbagai asosiasi seperti Askarindo, ARPI, Aptrindo, ISCEA, Kamselindo, dan Asperindo juga akan turut meramaikan pameran dengan membawa anggotanya.
Anton menyebutkan, selain pameran, Giicomvec 2026 menghadirkan Daily Seminar serta Demo Area Truck & Bus yang memungkinkan pengunjung mencoba langsung teknologi kendaraan komersial. Pameran ini tidak memberlakukan tiket masuk dan terbuka bagi pelaku industri yang mendaftar sebagai trade visitors melalui situs resmi, dengan jadwal khusus bisnis pada 8–10 April 2026 dan terbuka untuk publik pada 11 April 2026.
"Untuk peserta pameran kemungkinan jumlahnya akan bertambah, karena sebagain masih dalam proses keikutsertaan," katanya