Harga Pelumas Kendaraan di Indonesia Naik, Imbas Geopolitik dan Rupiah Melemah

Dani M Dahwilani
Harga pelumas kendaraan di Indonesia mengalami kenaikan seiring tekanan situasi geopolitik global dan pelemahan nilai tukar rupiah. (Foto: Motul)

Di dalam negeri, para pelaku industri mulai merasakan lonjakan biaya tersebut. Sejumlah produsen pun melakukan penyesuaian harga jual untuk menjaga keberlangsungan bisnis. Kondisi ini diperparah oleh pelemahan rupiah yang meningkatkan biaya impor bahan baku.

Salah satu penyesuaian harga dilakukan PT Motul Indonesia Energy (MIE), distributor resmi pelumas Motul di Indonesia. Perusahaan tersebut mengumumkan perubahan harga produk yang beredar di pasar.

Managing Director PT Motul Indonesia Energy, Welmart Purba, mengatakan kebijakan tersebut diambil karena meningkatnya tekanan pada industri pelumas akibat dinamika geopolitik global, khususnya di Timur Tengah, yang berdampak pada volatilitas harga minyak mentah dan turunannya.

“Kondisi tersebut memicu kenaikan harga minyak mentah dunia, meningkatnya biaya bahan baku utama produksi pelumas, serta lonjakan biaya logistik global,” kata Welmart dalam keterangan persnya, Sabtu (2/5/2026).

Dia menambahkan, fluktuasi nilai tukar rupiah turut memberikan dampak signifikan terhadap rantai pasok industri otomotif di Indonesia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masih Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.804 per Dolar AS

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Pagi Ini Dibuka Melemah ke Rp17.848 per Dolar AS

57 tahun lalu

Selat Hormuz Dibuka! Harga Minyak Dunia Anjlok, Akankah Pertamax Ikut Turun?

57 tahun lalu

Loyo, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.725 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal