JAKARTA, iNews.id – Lelang mobil online semakin populer dan diminati banyak orang di Indonesia. Namun, seiring populernya lelang banyak kasus penipuan memanfaatkan sistem penjualan ini untuk keuntungan pribadi.
Penipu akan mengatasnamakan balai lelang resmi dan menawarkan mobil dengan harga sangat murah. Pesan palsu tersebut biasanya akan dikirimkan melalui SMS, telepon, atau media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, dan lainnya.
Perlu diketahui, banyak pihak yang menjadi korban modus penipuan ini karena tergiur harga mobil murah. Selain itu, masyarakat juga belum benar-benar memahami seperti apa prosedur lelang online yang benar di balai lelang yang resmi.
Apa saja yang harus diperhatikan agar tidak menjadi korban penipuan? Dilansir dari PT Balai Lelang Asta Nara Jaya (AUKSI), berikut tips terhindar dari motif penipuan berkedok lelang mobil online:
1. Cek keaslian akun
Jika Anda dihubungi seseorang yang mengatasnamakan balai lelang terkenal melalui akun media sosial, Anda dapat memperhatikan tampilan atau feed akun media sosial tersebut. Jika terlihat tidak profesional seperti terdapat tipografi, desain konten atau pengambilan gambar (foto) yang buruk, kemungkinan besar akun tersebut adalah palsu.