Bus sapu jagad milik PO Sumber Alam juga melayani pengiriman paket, sehingga tidak ada toilet karena sepertiga bagian belakang difungsikan tempat barang. Bahkan, ada motor yang juga dikirim dan membuat Tony penasaran bagaimana cara menaikkannya.
Setelah mendapatkan tiket, Tony langsung masuk ke dalam bus saat kru sedang sibuk memasukkan paket. Ini dilakukan agar pengemudi dan kondektur tidak ada yang menyadari dia ikut dalam perjalanan tersebut.
“Ini aku naik busnya. Jadi ini aku duduk di bangku paling belakang nyender sama ruangan paketnya. Oke ini sudah duduk tenang di belakang, karena hot seat sudah di-booking orang jadi dapetnya di sini. Kita akan lihat perjalanannya seperti apa,” ujarnya.
Dalam perjalanan tersebut, Tony melakukan quality control pada bus Sumber Alam angkatan terakhir. Ini untuk memastikan apa saja yang perlu diperbaiki demi menambah kenyamanan penumpang sepanjang perjalanan.
“Memang kursinya bunyi-bunyi karena nggak ada beban. Tapi busnya masih bagus nggak ada bunyi kriyet-kriyet. Cuma ada kebocoran, ini jadi masukan kami. Ini soalnya dulu dari bus patas terus dijadikan AC. Jadi ini ada jendela terus kita sealer, tapi nggak masalah ini tetesannya kecil,” ucapnya.