Penjualan Motor Listrik Anjlok, Target Elektrifikasi Dihadapkan Tantangan Baru

Dani M Dahwilani
Tanpa insentif, penjualan sepeda motor listrik di Indonesia pada 2025 tercatat mengalami penurunan tajam dibandingkan dua tahun sebelumnya. (Foto: Dok iNews id)

Sementara itu, penjualan sepeda motor konvensional atau internal combustion engine (ICE) masih mendominasi pasar. Jumlahnya berada di kisaran lebih dari 6 juta unit per tahun dalam periode 2019 hingga 2025, jauh melampaui kontribusi motor listrik.

Setia menambahkan, lonjakan penjualan sebelumnya sangat dipengaruhi kebijakan stimulus pemerintah.

“Penjualan melalui mekanisme insentif pada 2023 sebesar 11.532 unit dan meningkat menjadi 62.541 unit di 2024,” katanya.

Namun pada 2025, dampak penghapusan insentif mulai berpengaruh terhadap total penjualan. Kondisi ini mengindikasikan pasar motor listrik di Indonesia masih sangat bergantung pada stimulus kebijakan.

Pemerintah dan pelaku industri dihadapkan pada tantangan menjaga momentum elektrifikasi kendaraan. Diperlukan strategi lanjutan agar minat masyarakat terhadap motor listrik tetap tumbuh secara berkelanjutan tanpa bergantung sepenuhnya pada insentif di tengah kenaikan harga BBM.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Purbaya Pastikan Insentif Motor Listrik Lanjut Tahun Ini, Sasar 6 Juta Unit

Nasional
2 hari lalu

Tanpa Insentif, Data Menunjukkan Pasar Motor Listrik di Indonesia Ambruk

Motor
9 hari lalu

Jarak Tempuh Tembus 150 Km, Intip Kapasitas Baterai Motor Listrik Yadea Osta

Nasional
17 hari lalu

Kepala BGN Sebut Ribuan Motor Listrik bakal Didistribusikan ke Daerah Sulit Dijangkau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal